Template jurnal Sinta adalah dokumen panduan format penulisan (biasanya berbentuk file Word atau LaTeX) yang disediakan oleh masing-masing pengelola jurnal terakreditasi Sinta untuk memastikan artikel ilmiah ditulis sesuai standar editorial, mulai dari struktur, font, margin, hingga gaya sitasi.
Perlu dipahami sejak awal, Sinta tidak menyediakan satu template nasional yang berlaku untuk semua jurnal.
Setiap jurnal memiliki template resminya sendiri, sehingga penulis wajib mengunduh template langsung dari website jurnal yang dituju.
📌 TL;DR — Ringkasan Cepat
- Template jurnal Sinta ditentukan oleh masing-masing pengelola jurnal, bukan oleh Sinta.
- Download template resmi melalui website OJS jurnal tujuan di menu Author Guidelines.
- Struktur umumnya mengikuti pola IMRaD: Pendahuluan, Metode, Hasil, dan Pembahasan.
- Kesalahan format adalah salah satu penyebab paling umum naskah ditolak sebelum masuk tahap review.
- Butuh pendampingan publikasi cepat? Tim Brilliant Publisher siap membantu dari penyesuaian template hingga terbit.
Bagi dosen, peneliti, maupun mahasiswa, memahami format penulisan jurnal Sinta adalah langkah awal yang menentukan.
Sebab, naskah yang isinya bagus pun bisa langsung dikembalikan editor hanya karena formatnya tidak sesuai template.
Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara lengkap pengertian, struktur, cara download template resmi, checklist sebelum submit, hingga tips agar artikel cepat diterima.
Apa Itu Template Jurnal Sinta?
Template jurnal Sinta merupakan kerangka standar penulisan artikel ilmiah yang disusun mengacu pada pedoman akreditasi ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional).
Di dalamnya, template mengatur banyak elemen teknis sekaligus.
Mulai dari tata letak halaman, jenis dan ukuran font, spasi, struktur abstrak, format tabel dan gambar, hingga gaya penulisan daftar pustaka.
Dengan mengikuti template, penulis bisa fokus pada substansi dan kebaruan penelitian, sementara urusan format sudah “dikunci” oleh kerangka yang tersedia.
Selain itu, template artikel ilmiah juga mempercepat proses review.
Editor dan reviewer dapat langsung menilai isi tanpa terganggu masalah teknis, sehingga risiko revisi berulang jauh berkurang.
Jika Anda masih di tahap awal, silakan pelajari juga panduan cara membuat jurnal Sinta agar prosesnya lebih terarah.
Fakta Penting: Sinta Tidak Menyediakan Satu Template Nasional
Banyak penulis pemula mengira ada satu file “template Sinta resmi” yang berlaku untuk semua jurnal, mulai dari Sinta 1 sampai Sinta 6.
Faktanya, anggapan ini keliru.
Sinta (Science and Technology Index) hanya berperan sebagai portal pengindeks dan pemeringkat jurnal nasional.
Sementara itu, template sepenuhnya ditentukan oleh masing-masing pengelola jurnal.
Artinya, template jurnal Sinta 2 di bidang kesehatan bisa sangat berbeda dengan template jurnal Sinta 2 di bidang pendidikan, meskipun keduanya berada di level akreditasi yang sama.
Konsekuensinya jelas: sebelum mulai menulis, unduh dulu template dari jurnal tujuan Anda.
Menulis langsung di dalam template sejak awal jauh lebih efisien dibandingkan merapikan format belakangan yang bisa memakan waktu berjam-jam.
Struktur Artikel Sesuai Standar Template Jurnal Sinta
Meskipun detail formatnya berbeda-beda, hampir semua jurnal terakreditasi Sinta menggunakan struktur dasar yang mirip, yaitu pola IMRaD (Introduction, Method, Result, and Discussion).
Sebelum masuk ke masing-masing bagian, pastikan Anda memahami fungsi setiap komponen berikut agar naskah tersusun logis dan mudah dinilai reviewer.
1. Judul, Identitas Penulis, dan Abstrak
Judul harus singkat, spesifik, dan memuat kata kunci utama penelitian.
Identitas penulis mencakup nama tanpa gelar, afiliasi institusi, dan email korespondensi.
Sementara itu, abstrak ditulis padat maksimal 150–250 kata, berisi tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan.
Jangan lupa sertakan 3–5 kata kunci agar artikel mudah ditemukan di mesin pencari dan portal indeksasi.
2. Pendahuluan
Pendahuluan menjelaskan latar belakang masalah, kesenjangan penelitian (research gap), dan tujuan penelitian.
Gunakan referensi terbaru, idealnya terbitan 5–10 tahun terakhir, untuk memperkuat argumen.
Pendahuluan yang tajam akan menunjukkan signifikansi riset Anda di mata reviewer.
3. Metode Penelitian
Bagian ini memaparkan desain penelitian, populasi dan sampel, instrumen, prosedur, serta teknik analisis data.
Tulis serinci mungkin agar penelitian Anda dapat direplikasi oleh peneliti lain.
Reviewer menilai keabsahan riset justru dari kejelasan bagian metode ini.
4. Hasil dan Pembahasan
Sajikan hasil secara sistematis dalam bentuk tabel, grafik, atau narasi sesuai ketentuan template.
Kemudian, bahas temuan tersebut dengan membandingkannya terhadap penelitian terdahulu.
Pembahasan yang kuat tidak sekadar mengulang angka, tetapi menjelaskan makna dan implikasinya.
5. Kesimpulan dan Daftar Pustaka
Kesimpulan merangkum jawaban atas tujuan penelitian secara ringkas, bukan mengulang pembahasan.
Selanjutnya, daftar pustaka ditulis mengikuti gaya sitasi yang diminta jurnal, misalnya APA, IEEE, atau Vancouver.
Gunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley atau Zotero agar sitasi konsisten dan bebas kesalahan.
Cara Download Template Jurnal Sinta Resmi dari OJS
Template paling akurat selalu berasal dari jurnal tujuan itu sendiri, bukan dari file umum yang beredar di internet.
Berikut langkah-langkah menemukannya melalui sistem OJS (Open Journal System).
1. Tentukan Jurnal Tujuan di Portal Sinta
Buka portal Sinta, lalu cari jurnal yang sesuai dengan bidang ilmu dan target level akreditasi Anda.
Sebagai referensi, Anda bisa melihat daftar jurnal Sinta 2 terbaru yang sudah kami kurasi.
2. Kunjungi Website Resmi Jurnal
Klik tautan website jurnal dari halaman profil di Sinta.
Pastikan Anda masuk ke situs OJS resmi, bukan situs tiruan yang penuh iklan mencurigakan.
3. Buka Menu Author Guidelines
Cari menu “For Authors”, “Author Guidelines”, atau “Petunjuk Penulis”.
Di sanalah biasanya tautan download template jurnal Sinta resmi disediakan dalam format Word (.doc/.docx) atau LaTeX.
4. Unduh Versi Terbaru dan Cek Ketentuannya
Selalu gunakan template versi paling baru, karena pengelola jurnal bisa memperbarui format sewaktu-waktu.
Baca juga ketentuan tambahan seperti batas jumlah kata, jumlah minimal referensi, dan kebijakan biaya publikasi (APC).
Checklist Format Sebelum Submit
Setelah naskah selesai ditulis di dalam template, lakukan pemeriksaan akhir menggunakan checklist berikut.
- Judul, abstrak, dan kata kunci sudah sesuai batas kata yang ditentukan.
- Font, ukuran huruf, spasi, dan margin persis mengikuti template.
- Heading dan subheading menggunakan gaya (style) bawaan template.
- Tabel dan gambar diberi nomor, judul (caption), dan sumber yang jelas.
- Semua sitasi di dalam teks tercantum di daftar pustaka, begitu pula sebaliknya.
- Gaya sitasi konsisten dari awal sampai akhir naskah.
- Similarity score sudah dicek dan berada di bawah ambang batas jurnal (umumnya 20–25%).
- Identitas penulis dilengkapi afiliasi dan email korespondensi aktif.
Kesalahan Umum yang Membuat Naskah Ditolak
Selain memahami format yang benar, Anda juga perlu mengenali kesalahan yang paling sering menggagalkan naskah di tahap awal seleksi.
1. Memakai Template Umum, Bukan Template Jurnal Tujuan
Template generik yang beredar bebas di internet belum tentu cocok dengan jurnal target Anda.
Akibatnya, naskah langsung dikembalikan editor untuk diformat ulang.
2. Referensi Tidak Lengkap atau Kedaluwarsa
Daftar pustaka yang didominasi sumber lama menurunkan kredibilitas riset.
Selain itu, sitasi yang tidak konsisten menjadi sinyal buruk bagi reviewer.
3. Tabel dan Gambar Tidak Terbaca
Visual yang buram, terlalu kecil, atau tanpa keterangan membuat data sulit dinilai.
Pastikan setiap tabel dan gambar mendukung narasi penelitian secara langsung.
4. Bahasa Berbelit dan Kalimat Pasif Berlebihan
Gunakan kalimat aktif, jelas, dan padat.
Selain memudahkan reviewer, gaya bahasa yang rapi juga mencerminkan profesionalisme akademik penulis.
Tips Agar Artikel Cepat Diterima Jurnal Sinta
Menggunakan template hanyalah syarat minimum.
Agar peluang diterima semakin besar, terapkan strategi berikut.
- Tulis langsung di dalam template sejak draf pertama agar tidak repot merapikan format di akhir.
- Tonjolkan kebaruan (novelty) dan kontribusi riset di pendahuluan serta abstrak.
- Pilih jurnal yang lingkupnya (scope) benar-benar sesuai topik penelitian Anda.
- Lakukan proofreading menyeluruh sebelum submit, termasuk cek ejaan dan konsistensi istilah.
- Waspadai jurnal predator: hindari jurnal yang menjanjikan review super cepat dengan biaya tidak wajar; verifikasi melalui Think. Check. Submit.
- Manfaatkan pendampingan profesional seperti layanan publikasi jurnal dari Brilliant Publisher agar proses lebih cepat dan minim kesalahan teknis.
Naskah Sudah Siap, Tapi Publikasi Tak Kunjung Terbit?
Sebagai dosen, Anda dikejar deadline laporan BKD, kenaikan jabatan fungsional, dan angka kredit yang menuntut publikasi di jurnal Sinta.
Sayangnya, mengurus template, format sitasi, revisi reviewer, hingga korespondensi editor bisa menyita waktu berbulan-bulan — sementara jadwal mengajar dan penelitian tidak bisa ditinggal.
Di sinilah Brilliant Publisher hadir.
Tim kami mendampingi Anda mulai dari penyesuaian naskah dengan template jurnal, proofreading, pemilihan jurnal Sinta yang tepat, hingga artikel terbit dengan LOA resmi.
💬 Konsultasi Gratis via WhatsApp Sekarang
Respon cepat • Pendampingan sampai terbit • Jurnal terakreditasi Sinta
Kesimpulan
Template jurnal Sinta adalah fondasi teknis yang wajib dikuasai sebelum submit artikel ilmiah.
Ingat, tidak ada satu template nasional — setiap jurnal punya format resminya sendiri yang harus diunduh langsung dari website OJS jurnal tujuan.
Dengan mengikuti struktur IMRaD, memenuhi checklist format, dan menghindari kesalahan umum, peluang naskah Anda lolos ke tahap review akan jauh lebih besar.
Namun, jika waktu Anda terbatas, mempercayakan proses publikasi kepada pendamping profesional adalah pilihan strategis agar target angka kredit dan jabatan fungsional tercapai tepat waktu.
FAQ Seputar Template Jurnal Sinta
1. Apakah semua jurnal Sinta memakai template yang sama?
Tidak.
Setiap jurnal memiliki template resmi masing-masing yang ditentukan oleh pengelolanya, meskipun berada di level akreditasi yang sama.
2. Di mana saya bisa download template jurnal Sinta resmi?
Unduh langsung dari website OJS jurnal tujuan, biasanya melalui menu “For Authors” atau “Author Guidelines”.
Hindari memakai template umum yang beredar bebas di internet karena belum tentu sesuai.
3. Apakah menggunakan template menjamin artikel pasti diterima?
Tidak otomatis.
Template hanya memastikan format sesuai standar, sedangkan penilaian utama tetap pada kualitas riset, kebaruan, dan kejelasan penulisan.
4. Bagaimana jika saya tidak sempat mengurus format dan publikasi sendiri?
Anda bisa memanfaatkan layanan pendampingan publikasi dari Brilliant Publisher.
Tim kami membantu penyesuaian template, proofreading, hingga naskah terbit di jurnal Sinta tujuan — hubungi admin melalui WhatsApp di sini.












Leave a Reply