{"id":3061,"date":"2025-12-21T01:36:40","date_gmt":"2025-12-21T01:36:40","guid":{"rendered":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/?p=3061"},"modified":"2025-12-13T01:42:45","modified_gmt":"2025-12-13T01:42:45","slug":"kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/","title":{"rendered":"Kenali Perbedaan Sinta dan Scopus"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam dunia akademik, publikasi ilmiah sering menjadi tolok ukur reputasi peneliti maupun institusi. Namun, kebingungan muncul ketika harus memilih antara Sinta atau Scopus sebagai referensi dan tempat publikasi. Memahami perbedaan sinta dan scopus serta fungsinya akan membantu penulis menentukan strategi publikasi yang efektif.<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini membahas secara mendalam karakteristik masing-masing platform, kelebihan, kekurangan, serta cara memanfaatkan keduanya untuk meningkatkan visibilitas dan kredibilitas riset. Dengan panduan yang tepat, penulis dapat menavigasi dunia publikasi dengan lebih percaya diri dan menghindari kesalahan yang merugikan waktu maupun biaya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengenal Sinta dan Scopus Secara Mendalam<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Tambahkan-judul-600-x-400-piksel-52.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2784\" srcset=\"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Tambahkan-judul-600-x-400-piksel-52.png 600w, https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Tambahkan-judul-600-x-400-piksel-52-300x200.png 300w, https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Tambahkan-judul-600-x-400-piksel-52-450x300.png 450w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Apa Itu Sinta dan Fungsinya dalam Publikasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Sinta adalah sistem informasi yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia untuk memetakan kinerja penelitian dan publikasi peneliti Indonesia. Platform ini menilai kualitas dan kuantitas publikasi akademik melalui indikator sitasi, h-index, dan akreditasi jurnal lokal. Dengan memahami fungsi Sinta, peneliti dapat memonitor perkembangan karya ilmiah secara nasional dan menyesuaikan strategi publikasi agar memenuhi standar institusi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Apa Itu Scopus dan Perannya di Tingkat Internasional<\/h3>\n\n\n\n<p>Scopus adalah database internasional yang dikelola oleh Elsevier, mencakup jurnal ilmiah dari seluruh dunia. Indeksasi ini menilai kualitas jurnal berdasarkan peer review, faktor dampak, serta transparansi editorial. Publikasi di Scopus meningkatkan visibilitas global riset dan dianggap sebagai standar internasional bagi banyak universitas dan lembaga penelitian. Mengetahui peran Scopus membantu penulis menentukan target publikasi yang lebih luas dan diakui secara global.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Perbedaan Utama antara Sinta dan Scopus<\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan sinta dan scopus terlihat pada cakupan, indikator penilaian, dan tingkat pengakuan. Sinta fokus pada penelitian nasional dengan menilai karya ilmiah dari perspektif Indonesia, sementara Scopus menilai kualitas berdasarkan standar internasional. Selain itu, Sinta menggunakan indikator akreditasi jurnal lokal, sedangkan Scopus menekankan peer review dan dampak sitasi global. Pengetahuan ini penting untuk memilih jalur publikasi yang sesuai dengan tujuan akademik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ciri-Ciri dan Standar Penilaian Masing-Masing Platform<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Tambahkan-judul-600-x-400-piksel-53.png\" alt=\"Kenali Perbedaan Sinta dan Scopus\" class=\"wp-image-2785\" srcset=\"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Tambahkan-judul-600-x-400-piksel-53.png 600w, https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Tambahkan-judul-600-x-400-piksel-53-300x200.png 300w, https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Tambahkan-judul-600-x-400-piksel-53-450x300.png 450w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Indikator Penilaian di Sinta<\/h3>\n\n\n\n<p>Sinta menilai publikasi berdasarkan jumlah artikel, sitasi, dan h-index penulis. Selain itu, jurnal yang terakreditasi Sinta mendapat skor tambahan. Dengan indikator ini, penulis dapat menilai kualitas kinerja akademik mereka di tingkat nasional. Transparansi sistem ini memudahkan penulis untuk mengetahui posisi risetnya dan strategi peningkatan produktivitas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Indikator Penilaian di Scopus<\/h3>\n\n\n\n<p>Scopus menilai jurnal melalui peer review, kualitas editorial, dan faktor dampak. Jurnal yang terindeks di Scopus menunjukkan kualitas yang diakui secara internasional dan konsistensi penerbitan. Penilaian ini menjadi standar global bagi institusi akademik dan memudahkan penulis untuk menargetkan publikasi internasional dengan visibilitas tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Keunggulan dan Kelemahan Setiap Sistem<\/h3>\n\n\n\n<p>Sinta unggul dalam memetakan riset nasional dan memberikan data resmi bagi pemerintah dan institusi. Namun, cakupannya terbatas pada jurnal lokal dan tidak selalu diakui secara internasional. Scopus unggul dalam visibilitas global dan kredibilitas internasional, tetapi biaya publikasi dan proses peer review dapat lebih menantang bagi penulis pemula. Mengetahui keunggulan dan kelemahan masing-masing membantu penulis menyesuaikan strategi publikasi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Strategi Memanfaatkan Sinta dan Scopus Bersama<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Tambahkan-judul-600-x-400-piksel-54.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2786\" srcset=\"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Tambahkan-judul-600-x-400-piksel-54.png 600w, https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Tambahkan-judul-600-x-400-piksel-54-300x200.png 300w, https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Tambahkan-judul-600-x-400-piksel-54-450x300.png 450w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Memulai Publikasi dengan Jurnal Lokal Sinta<\/h3>\n\n\n\n<p>Bagi peneliti baru, publikasi di jurnal Sinta dapat menjadi langkah awal membangun portofolio akademik. Penulis dapat memahami proses editorial, memonitor sitasi, dan meningkatkan h-index. Pengalaman ini juga mempersiapkan penulis untuk menghadapi publikasi di jurnal internasional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Menggunakan Scopus untuk Publikasi Global<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah memiliki pengalaman, penulis dapat menargetkan jurnal Scopus. Publikasi ini memperluas jangkauan riset, meningkatkan reputasi internasional, dan membuka peluang kolaborasi global. Strategi ini memastikan bahwa karya ilmiah mendapat pengakuan di tingkat nasional dan internasional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Mengintegrasikan Data dari Kedua Platform<\/h3>\n\n\n\n<p>Data Sinta dan Scopus dapat digunakan untuk analisis kinerja riset secara komprehensif. Penulis dan institusi dapat menilai produktivitas, kualitas, dan dampak riset dengan lebih objektif. Integrasi ini juga membantu perencanaan strategi publikasi yang lebih efektif dan efisien.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips Memilih Jurnal Sesuai Target Publikasi<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Tambahkan-judul-600-x-400-piksel-55.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2787\" srcset=\"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Tambahkan-judul-600-x-400-piksel-55.png 600w, https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Tambahkan-judul-600-x-400-piksel-55-300x200.png 300w, https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Tambahkan-judul-600-x-400-piksel-55-450x300.png 450w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menentukan Tujuan Publikasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum memilih jurnal, penulis perlu menentukan tujuan publikasi. Jika fokusnya nasional, jurnal terakreditasi Sinta dapat menjadi pilihan. Untuk pengakuan internasional, jurnal Scopus menjadi target utama. Menetapkan tujuan sejak awal mempermudah proses submit dan meningkatkan peluang diterima.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Menyesuaikan Topik dengan Scope Jurnal<\/h3>\n\n\n\n<p>Topik artikel harus sesuai dengan scope jurnal. Membaca artikel terbaru dan memahami focus area jurnal membantu penulis menyesuaikan naskah sehingga relevan dan mudah diterima. Keselarasan ini menjadi kunci keberhasilan publikasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Memanfaatkan Layanan Pendampingan Profesional<\/h3>\n\n\n\n<p>Bagi penulis yang ingin proses lebih terarah, layanan pendampingan dapat membantu mempersiapkan naskah sesuai standar jurnal. Salah satu referensi yang bermanfaat adalah melalui <a href=\"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/publikasi-jurnal\/\">Cara Cepat &amp; Tepat Publikasi Jurnal Bereputasi<\/a> yang membahas alur publikasi secara sistematis dan terpercaya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Memahami perbedaan sinta dan scopus serta fungsinya sangat penting dalam merencanakan publikasi ilmiah. Sinta berfokus pada pengakuan nasional, sedangkan Scopus memberikan visibilitas internasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan strategi publikasi yang tepat, penulis dapat memanfaatkan kedua platform untuk meningkatkan kredibilitas, visibilitas, dan dampak riset. Kini saatnya menerapkan pemahaman ini untuk memilih jalur publikasi yang sesuai dengan tujuan akademik Anda.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong>FAQ<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>1. Apa perbedaan utama antara Sinta dan Scopus<br>Sinta menilai publikasi secara nasional dengan fokus jurnal lokal, sedangkan Scopus menilai kualitas jurnal berdasarkan standar internasional dengan peer review dan faktor dampak global.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Apakah bisa publikasi di Sinta dan kemudian di Scopus<br>Ya, publikasi awal di Sinta dapat menjadi pengalaman dan portofolio, kemudian penulis dapat menargetkan jurnal Scopus untuk pengakuan internasional.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Apakah semua jurnal Scopus berbayar<br>Tidak semua jurnal Scopus memungut biaya. Beberapa jurnal menawarkan publikasi gratis, namun banyak juga yang memberlakukan Article Processing Charge sesuai standar internasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia akademik, publikasi ilmiah sering menjadi tolok ukur reputasi peneliti maupun institusi. Namun, kebingungan muncul ketika harus memilih antara Sinta atau Scopus sebagai referensi dan tempat publikasi. Memahami perbedaan sinta dan scopus serta fungsinya akan membantu penulis menentukan strategi publikasi yang efektif. Artikel ini membahas secara mendalam karakteristik masing-masing platform, kelebihan, kekurangan, serta cara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3062,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[12,11],"tags":[195,149,278],"class_list":{"0":"post-3061","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-jurnal-internasional","8":"category-jurnal-nasional","9":"tag-perbedaan-sinta-dan-scopus","10":"tag-publikasi-jurnal-scopus","11":"tag-publikasi-jurnal-sinta"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sinta atau Scopus? Kenali Perbedaan dan Fungsinya untuk Publikasi Akademik<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kenali perbedaan Sinta dan Scopus serta fungsinya dalam publikasi ilmiah. Pelajari strategi publikasi, kelebihan masing-masing platform, dan tips memaksimalkan visibilitas riset Anda.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sinta atau Scopus? Kenali Perbedaan dan Fungsinya untuk Publikasi Akademik\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kenali perbedaan Sinta dan Scopus serta fungsinya dalam publikasi ilmiah. Pelajari strategi publikasi, kelebihan masing-masing platform, dan tips memaksimalkan visibilitas riset Anda.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Brilliant Publisher\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-21T01:36:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Brilliant-Publisher-62.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin1\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin1\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin1\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/68c3355947c84fc4d3b1206a8ae54a2e\"},\"headline\":\"Kenali Perbedaan Sinta dan Scopus\",\"datePublished\":\"2025-12-21T01:36:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\\\/\"},\"wordCount\":848,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/Brilliant-Publisher-62.png\",\"keywords\":[\"Perbedaan Sinta Dan Scopus\",\"Publikasi Jurnal Scopus\",\"Publikasi Jurnal Sinta\"],\"articleSection\":[\"Jurnal Internasional\",\"Jurnal Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\\\/\",\"name\":\"Sinta atau Scopus? Kenali Perbedaan dan Fungsinya untuk Publikasi Akademik\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/Brilliant-Publisher-62.png\",\"datePublished\":\"2025-12-21T01:36:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/68c3355947c84fc4d3b1206a8ae54a2e\"},\"description\":\"Kenali perbedaan Sinta dan Scopus serta fungsinya dalam publikasi ilmiah. Pelajari strategi publikasi, kelebihan masing-masing platform, dan tips memaksimalkan visibilitas riset Anda.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/Brilliant-Publisher-62.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/12\\\/Brilliant-Publisher-62.png\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"Kenali Perbedaan Sinta dan Scopus\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenali Perbedaan Sinta dan Scopus\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Brilliant Publisher\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/68c3355947c84fc4d3b1206a8ae54a2e\",\"name\":\"admin1\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f29019e4a8169a1b18f865bf6e56a82f1922c2c5da9e16dfcdb2827311da02e2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f29019e4a8169a1b18f865bf6e56a82f1922c2c5da9e16dfcdb2827311da02e2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f29019e4a8169a1b18f865bf6e56a82f1922c2c5da9e16dfcdb2827311da02e2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin1\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/brilliantpublisher.com\\\/blog\\\/author\\\/admin1\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sinta atau Scopus? Kenali Perbedaan dan Fungsinya untuk Publikasi Akademik","description":"Kenali perbedaan Sinta dan Scopus serta fungsinya dalam publikasi ilmiah. Pelajari strategi publikasi, kelebihan masing-masing platform, dan tips memaksimalkan visibilitas riset Anda.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sinta atau Scopus? Kenali Perbedaan dan Fungsinya untuk Publikasi Akademik","og_description":"Kenali perbedaan Sinta dan Scopus serta fungsinya dalam publikasi ilmiah. Pelajari strategi publikasi, kelebihan masing-masing platform, dan tips memaksimalkan visibilitas riset Anda.","og_url":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/","og_site_name":"Brilliant Publisher","article_published_time":"2025-12-21T01:36:40+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Brilliant-Publisher-62.png","type":"image\/png"}],"author":"admin1","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin1","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/"},"author":{"name":"admin1","@id":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/#\/schema\/person\/68c3355947c84fc4d3b1206a8ae54a2e"},"headline":"Kenali Perbedaan Sinta dan Scopus","datePublished":"2025-12-21T01:36:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/"},"wordCount":848,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Brilliant-Publisher-62.png","keywords":["Perbedaan Sinta Dan Scopus","Publikasi Jurnal Scopus","Publikasi Jurnal Sinta"],"articleSection":["Jurnal Internasional","Jurnal Nasional"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/","url":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/","name":"Sinta atau Scopus? Kenali Perbedaan dan Fungsinya untuk Publikasi Akademik","isPartOf":{"@id":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Brilliant-Publisher-62.png","datePublished":"2025-12-21T01:36:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/#\/schema\/person\/68c3355947c84fc4d3b1206a8ae54a2e"},"description":"Kenali perbedaan Sinta dan Scopus serta fungsinya dalam publikasi ilmiah. Pelajari strategi publikasi, kelebihan masing-masing platform, dan tips memaksimalkan visibilitas riset Anda.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/#primaryimage","url":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Brilliant-Publisher-62.png","contentUrl":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Brilliant-Publisher-62.png","width":600,"height":400,"caption":"Kenali Perbedaan Sinta dan Scopus"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/kenali-perbedaan-sinta-dan-scopus\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenali Perbedaan Sinta dan Scopus"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/","name":"Brilliant Publisher","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/#\/schema\/person\/68c3355947c84fc4d3b1206a8ae54a2e","name":"admin1","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f29019e4a8169a1b18f865bf6e56a82f1922c2c5da9e16dfcdb2827311da02e2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f29019e4a8169a1b18f865bf6e56a82f1922c2c5da9e16dfcdb2827311da02e2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f29019e4a8169a1b18f865bf6e56a82f1922c2c5da9e16dfcdb2827311da02e2?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin1"},"sameAs":["https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog"],"url":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/author\/admin1\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3061","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3061"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3061\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3063,"href":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3061\/revisions\/3063"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3062"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3061"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3061"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/brilliantpublisher.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3061"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}