Hallo Sobat BrilliantPublisher.com! Bagi Anda yang ingin mencari Apa Ciri Ciri Jurnal Internasional, Yuk Anda bisa simak pembahasannya sebagai berikut.
Jurnal internasional akan menjadi sumber referensi penting untuk penulisan karya ilmiah. Akan tetapi, memilih sebuah referensi dari jurnal internasional yang tidak dapat sembarangan.
Penulis karya ilmiah juga perlu untuk memahami ciri-ciri jurnal internasional yang memiliki reputasi dan otoritatif.
Jurnal predator adalah jurnal yang tidak dapat memenuhi sebuah standar kualitas penerbitan, sehingga karya ilmiah yang dapat mengacu pada sumber tersebut bisa diragukan dengan kredibilitasnya.
Mengutip dari modul Kebijakan Ristekdikti Jurnal Nasional & Internasional (2017), berikut ini adalah sejumlah ciri jurnal internasional yang kredibilitasnya meragukan:
- Editor tidak jelas dengan anggota dan kualitas kepakarannya.
- Tidak terindeks dan tidak dapat untuk diindeks.
- Artikel PDF tidak bisa untuk diperiksa plagiasinya.
- Penulis hanya berasal dari satu negara.
- Jurnal yang berasal dari negara X, namun institusi tidak di negara X.
- Faktor akan dampak atau pengaruh dari suatu jurnal akademik tidak dapat dilacak.
- Alamat pada penerbit tidak jelas.
- Cakupan pada pembahasan artikel terlalu luas dan tidak fokus.
- Banyak link yang mati dari website pengelola jurnal.
- Terdapat banyak typo dalam tulisan artikelnya.
- Memakai sebuah alamat email gratis, bukan email institusi yang lebih terpercaya.
- Nomor International Serial Data System (ISSN) atau Digital Object Identifier (DOI) yang tidak valid.
Tentu muncul pertanyaan, bagaimana ciri-ciri jurnal internasional yang sudah memiliki sebuah reputasi ilmiah terpercaya dan sudah layak menjadi sumber? Yuk simak terus penjelasan selanjutnya!
Ciri-Ciri Jurnal Internasional yang Perlu Diketahui

Guna mendapatkan sebuah jurnal internasional yang bereputasi untuk referensi penulisan karya ilmiah, ada sejumlah ciri yang sudah dapat diamati. Berikut ini adalah ciri jurnal internasional yang perlu untuk diketahui:
1. Memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan
Ciri-ciri jurnal internasional bereputasi yang pertama adalah dapat memenuhi sebuah kaidah ilmiah dan etika keilmuan.
Di sisi lain, etika kejujuran berarti sebuah karya ilmiah yang disusun dengan kejujuran, bebas dari plagiarisme, menghormati hak cipta, menerangkan ide dan gagasan pokok dengan baik dan sudah sesuai dengan data di lapangan sehingga informasinya sudah valid serta dapat dipercaya.
2. Memakai bahasa resmi PBB
Jurnal internasional yang sudah terpercaya yang sedang ditulis dengan menggunakan bahasa yang resmi PBB.
Saat ini, ada enam bahasa yang sudah resmi PBB, yakni Arab, Mandarin, Inggris, Prancis, Rusia, dan Spanyol.
3. Mempunyai ISSN
Sudah mempunyai ISSN akan menjadi salah satu ciri jurnal internasional yang bereputasi. ISSN merupakan Nomor Serial Standar Internasional yang berfungsi mengindentifikasi suatu publikasi cetak dan elektronik seperti jurnal, majalah, surat kabar, hingga basis data.
4. Tersedia terbitan versi online
Tersedia dalam versi online juga sudah termasuk dalam kriteria jurnal internasional yang bereputasi.
Dengan adanya versi online, suatu jurnal internasional dapat diakses oleh di kalangan yang lebih luas.
5. Editorial Board minimal dari 4 negara
Editorial Board atau Dewan Redaksi yang merupakan orang-orang yang sedang bekerja sebagai editor, penyunting, dan curator naskah yang ada di sebuah penerbitan jurnal.
6. Editorial Board dapat ditelusuri
Jurnal internasional harus sudah mempunyai Editorial Board yang dapat ditelusuri dengan secara online.
Dengan begitu, public akan lebih mudah untuk memeriksa kredibilitas akademik di setiap anggota Editorial Board sebuah jurnal internasional.
7. Minimal dua penulis beda negara
Sebuah jurnal sudah dikatakan masuk ke dalam kategori internasional ketika ditulis minimal 2 akademikus dari negara yang berbeda.
Sebuah jurnal meskipun sudah ditulis oleh banyak doktor maupun profesor dari satu negara, tidak dapat disebut dengan jurnal internasional.
8. Terindeks di database internasional
Ciri jurnal internasional bereputasi yang begitu penting untuk diamati ialah sudah terindeks di database internasional.
Database itu seperti SCOPUS, Thomson Reuters, Elsevier, Springer, Taylor & Francis, Directory of Open Access Journals (DOAJ), Wiley Online Library, JSTOR, PubMed, JSTOR, ProQuest, Web of Science, dan lain sebagainya.
9. Mempunyai situs resmi
Setiap jurnal saat ini sangat penting untuk memiliki sebuah situs web resmi. Banyak jurnal nasional yang kini sudah memiliki situs web khusus, apalagi jika itu jurnal internasional.
Sebuah jurnal yang bereputasi perlu untuk mempunyai situs yang resmi agar publik umum bisa untuk melacak asal penerbitnya.
10. Publikasi yang wajar
Lembaga penerbit jurnal internasional, rutin untuk melakukan sebuah publikasi yang sudah sesuai dengan kebiasaan yang berjalan. Sebagai contoh, suatu lembaga penerbit, mempublikasikan 1 artikel per enam bulan.
Akhir Kata
Mungkin itu saja yang bisa dapat kami sampaikan tentang mengenai Apa itu Apa Ciri Ciri Jurnal Internasional. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat bagi kita semua.










Leave a Reply